Ruang berbagi untuk saling menginspirasi

Baca juga ....

Peran Mahasiswa dalam Pendidikan

Sepanjang sejarah, pendidikan ikut mewarnai catatan peradaban. Mesir kuno dan Yunani kuno memiliki peradaban yang tinggi, karena pendidikannya yang maju. Bangsa di dunia yang pendidikannya berkembang, menjadi negara yang maju

Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara atau dikenal dengan nama asli Soewardi Surjaningrat adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah bangsa Indonesia dalam memajukan pendidikan di tanah air. Beliau adalah tokoh pelopor dan

Pendidikan Berkebudayaan

Indonesia adalah bangsa yang kaya dengan beragam budaya, suku, ras, adat istiadat, golongan, kelompok dan agama. Keberagaman yang dimiliki oleh bangsa ini menjadi suatu kekuatan apabila mampu dikelola dengan baik.

Tradisi Menulis Guru

Kemampuan menulis para guru kita sedang berada dalam level memprihatinkan. Perlu upaya lebih keras untuk menumbuhkannya. Perlu rajin disiram. Juga pupuk kandangnya yang agak banyakan. Guru adalah sosok dengan kemampuan

Guru dan Teknologi : Siapa Pegang Kendali?

Suatu kali saya berdiskusi dengan seorang sahabat, profesi kami sama, guru. Dia berkeras pikir bahwa peran guru tidaklah mungkin bisa digantikan teknologi. Menurutnya, ada sentuhan tertentu yang tak dimampui oleh

Heutagogi

Perkuliahan awal tahun akademik baru segera dimulai. Beberapa persiapan dilakukan untuk menyambutnya. Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena dibarengi dengan menjawab tantangan Pandemic Covid-19. Kesiapan teknologi yang dicanangkan

Pentingnya Mengutamakan Adab

Mari sejenak pahami makna dari gambar-gambar dibawah ini. Apakah ada yang merasakan hal yang sama dengan saya bahwa apapun itu, seorang guru adalah orang yang turut membantu dalam kesuksesan kehidupan

Pentingnya Ruang Eksplorasi Siswa

Saat masih bersekolah, saya teringat betul guru yang sedang berceramah dalam kurun waktu yang terbilang lama. Dengan banyaknya materi yang disampaikan. Terkadang melebihi kehebatan juru kutbah Jumat yang biasanya cukup